Rabu, 04 Juni 2014

FILSAFAT IPA 2

Filsafat Ilmu Pengetahuan Alam

A. Arti Kata Filsafat 
     Kata ‘Filsafat’ berasal dari kata Yunani ‘Philosophia’. ‘Philos’ artinya ‘suka kepada’ dan ‘sophia’ artinya ‘kebijaksanaan’. Jadi philosophia secara harfiah artinya ‘suka kepada kebijaksanaan’. Kata ‘Filsafat’ atau Philosophia pada mulanya berarti pengetahuan tentang segala sesuatu yang berhubungan dengan alam semesta.
     Penemuan-penemuan baru atas dasar pengamatan mengubah pola berpikir manusia yang cenderung lebih percaya atas kebenaran induktif (atas dasar pengamatan) dari pada kebenaran filosof yang didasarkan atas pola berpikir deduktif. Maka philosophia terpecah menjadi dua aliran:
  1. Aliran yang mendambakan kebenaran atas dasar induktif, yang kemudian menjadi aliran Epistemologi yang melahirkan metode ilmiah, dan
  2. Aliran yang mendambakan kebenaran yang lebih hakiki sifatnya, yang tak terjangkau oleh pengalaman manusia. Aliran ini kemudian disebut Metafisika (di luar jangkauan fisika).
B. Filsafat Sebagai Bagian dari Pengetahuan 
     Segala sesuatu yang kita ketahui baik melalui pengamatan panca-indera, pemikiran, atau dari manapun asal usulnya, semua itu merupakan pengetahuan. Jadi filsafat pun merupakan pengetahuan. Pengetahuan manusia itu dapat digolongkan menjadi dua bagian menurut sumbernya, yaitu pengetahuan yang diperoleh melalui usaha atau pengalamannya sendiri dan pengetahuan yang diperoleh dari Tuhan (wahyu Illahi).
     Pengetahuan yang berasal dari usaha sendiri dapat dibagi menjadi tiga golongan, yaitu:
  1. Pengetahuan ilmiah, yaitu pengetahuan yang telah diuji kebenarannya melalui metode ilmiah.
  2. Pengetahuan filsafat, yaitu pengetahuan yang diperoleh melalui pikiran, tak terbatas pada pengamatan panca-indera.
  3. Pengetahuan yang tak termasuk golongan satu dan dua.
C. Asal-Usul Filsafat 
    Sedikitnya ada tiga hal yang mendorong atau memberi motivasi kepada manusia untuk berfilsafat, yaitu keheranan, rasa ingin tahu yang sedalam-dalamnya, dan kekaguman. Dari rasa heran orang akan terdorong untuk mencari jawab atas pertanyaan mengapa demikian. Adalah suatu naluri manusia untuk mempunyai rasa ingin tahu.
    Sebagian dari rasa ingin itu dapat dijawab melalui pengamatan panca-inderanya. Namun sebagian besar yang lain tidak terjawab. Untuk menjawab pertanyaan itu semua manusia harus berpikir sedalam-dalamnya melampaui batas panca-inderanya. Pendorong munculnya filsafat yang ketiga adalah kagum. Orang yang merasa kagum selalu merasa dirinya kecil, lemah, sedangkan yang dikaguminya adalah besar dan bagus. Hal-hal semacam itulah yang mendorong orang berpikir tentang betapa besar dan hebatnya yang dikagumi itu. Kemudian mereka juga berpikir tentang dirinya yang merupakan bagian yang sangat kecil dan mungkin tidak berarti terhadap apa yang mereka kagumi itu. Jadi pada hakikatnya Filsafat itu apapun bentuknya adalah merupakan hasil olah pikir manusia yang sedalam-dalamnya tentang sesuatu hal.

D. Persamaan Antara Ilmu Pengetahuan dan Filsafat 
     Persamaan yang jelas adalah bahwa keduanya berasal dari olah pikir manusia, keduanya sama-sama mencari kebenaran. Namun berbeda dalam menetapkan kriteria kebenaran tersebut, pada Ilmu Pengetahuan, kebenaran didasarkan atas kesesuaiannya dengan kenyataan yang konkret, sedangkan dalam filsafat, kriteria kebenarannya ditetapkan atas dasar logika deduksi. Bidang sasaran ilmu pengetahuan terbata pada hal-hal yang bersifat nyata (fisik) sedangkan filsafat, bidang sasarannya tidak terbatas pada dunia fisik; ia dapat melampaui hal-hal yang bersifat fisik (metafisik).

E. Cabang-Cabang Filsafat 
     Ada berbagai cabang filsafat menurut bidang sasarannya misalnya: Filsafat alam yang bidang sasarannya adalah alam semesta dengan segala isinya disebut juga Kosmologia. Filsafat manusia yang bidang sasarannya adalah manusia dengan perilakunya, cara berpikirnya maupun seni dan budayanya disebut juga Antropologia. Hal ihwal tentang tingkah laku manusia dalam bidang filsafat disebut Etika yang mempermasalahkan baik dan buruknya perilaku manusia. Hal ihwal tentang cara berpikir manusia disebut juga Logika, yaitu yang mempermasalahkan tentang benar dan salah. Hal ihwal budaya manusia disebut Estetika yang mempermasalahkan tentang keindahan. Ada juga Filsafat Agama atau disebut juga sebagai Teologia.

F. Hakikat dan Bidang Telaah Filsafat 
     Filsafat itu pada hakikatnya adalah penafsiran dari apa yang ada di alam semesta ini dengan segala isinya melalui pemikiran untuk memperoleh kebenaran, makna, tujuan, dan nilai-nilai. Untuk itu semua filsafat dapat menelaah segala sesuatu atau objeknya melalui tiga sudut pandang, yaitu:
  1. Sudut pandang ontologi, yang mencari jawab atas pertanyaan “apa” sesungguhnya objek yang diselidiki itu.
  2. Sudut pandang epistemologi, yang mencari jawab atas pertanyaan dari mana asal-usul dari objek yang diselidiki.
  3. Sudut pandang aksiologis, yang mencari jawab atas pertanyaan “kemanakah akhir dari segala sesuatu” atau dapat juga diartikan “apakah tujuan/manfaatnya”.
G. Filsafat Ilmu Pengetahuan Alam 
     Filsafat ilmu pengetahuan alam adalah pemikiran yang sedalam-dalamnya untuk memperoleh kebenaran, makna, tujuan, serta nilai-nilai ilmu pengetahuan tersebut bagi kehidupan manusia.

FILSAFAT IPA

Pengertian filsafat

•Arti kata filsafat

filsafat berasal dari bahasa yunani “ philosophia “ artinya “philos” suka kepada “ shopia “ kebijaksanaan. objek pengamatan pada zaman itu adalah alam semesta philosophia pada mulanya berarti pengetahuan tentang segala sesuatu yang berhubungan dengan alam semesta

Terbagi menjadi 2 aliran :
1. Aliran yang mendambakan kebenaran atas dasar induktif, yang kemudian menjadi aliran epistemologi yang melahirkan metode ilmiah
2. Aliran yang mendambakan kebenaran yang lebih hakiki sifatnya, yang tak terjangkau oleh pengalaman manusi. Aliran ini kemudian disebut metafisika

•Filsafat juga merupakan pengetahuan.
•Pengetahuan itu di golongkan menjadi 2 menurut sumbernya:
1. Pengetahuan yang berasal dari TUHAN
2. Pengetahuan yang berasal atas usaha, yang meliputi:
Ø Pengetahuan ilmiah
Ø Pengetahuan filsafat

•Sedikitnya ada 3 hal yang mendorong atau motivaasi kepada manusia untuk berfilsafat yaitu:
1.Keheranan
2.Rasa ingin tahu
3.Kagum
Hal ini yang mendorong manusia berpikir betapa besarnya ynag dikagumi oleh manusia terhadap alam semesta. Filsafat itu merupakan hasil pola pikir manusia yang sedalam dalamnya tentang sesuatu hal.

•Ada berbagai cabang filsafat menurut bidang sasarannya misalnya;
1.Metafisika ; studi tentang sifat yang terdalam dari kenyataan atau keadaan , contohnya cosmologi dan antropologi.
2.Epistemologi ; ilmu yang mempelajari asal muasal, metode dan validitas, pengetahuan yang kesemuanya dapat di kembalikan untuk menjawab pertanyaan.
3.Logika; alat untuk berpikir secara lurus.
4.Etika; filsafat moral ( perbuatan atau perilaku manusia saecara sadar ) 5.Estetika ; filsafat keindahan

•Ilmu pengetahuan alam adalah pengetahuan yang telah diuji kebenarannya melalui metode ilmiah yang objeknya adalah alam semesta.
•Filsafat ipa adalah pemikiran yang sedlalm-dalamnya untuk memperoleh kebenaran, makna, tujuan, serta nilai-nilai ilmu pengetahuan tersebut dalam kehidupan manusia.
•Fungsinya adalah mengembangkan pengertian tentang strategi dan teknik IPA. IPA terkait dengan kepentingan dalam meramal dan mengendalikan alam.
•Filsafat ilmu adalah segenap pemikiran reflektif terhadap persoalan –persoalan mengenai segala hal yang menyangkut landasan ilmu maupun hubungan ilmu dengan segala segi dari kehidupan manusia.
•Filsafat ilmu merupakan pengembangan dari filsafat pengetahuan. Objeknya adalah ilmu pengetahuan.

PENGERTIAN IPA
•Pengetahuan
•Sumber-sumber pengetahuan :
1.panca-indera
2.Pikiran manusia
3.Wahyu
4. intuisi

•Ilmu pengetahuan
•Ilmu pengetahuan dapat dilihat dari segi proses dan dari segi keluaran.
•Dari segi keluaran dapat dicirikan melaluai 4 ciri yaitu :
1.Objektif
2.Metodik
3.Sistematik
4.universal

•Syarat untuk mendapatkan pengetahuan adalah melalui metode ilmiah, yaitu:
1.Perumusan masalah ; merupakan pertanyaan apa, mengapa, bagaimana objek akan diteliti
2.Penyusunan hipotesis ; pernyataan yang menunjukan kemungkinan jaawaban untuk pemecahan masalah
3.Pengujian hipotesis; usaha dalam mengumpulkan fakta-fakta yang relevan dengan hipotesis yang telah diajaukan
4.Penarikan kesimpulam; penarikan kesimpulan dilandasasi dari analisis dari fakta-fakta untuk melihat apakah hipotasis dapat diterima atau tidak

•IPA adalah ilmu pengetahuan yang objeknya adalah alam semesta.
•Ilmu pengetahuan membahas semua hal yang berhubungan dengan alam dan bersifat konkret.
•IPA juga disebut dengan sains,sekumpulan pengetahuan yang membehas tentang gejala-gejala alam.

Selasa, 03 Juni 2014

makalah deviasi dan indeks bias prisma sambungan (3)

KESIMPULAN
Apabila berkas sinar cahaya melewati daya medium yang berbeda-beda indeks biasnya,maka cahaya akan mengalami pembiasan

DAFTAR PUSTAKA
george-meikalzalele.blogspot.com/.../contoh-laporan-hasil-raktikum-dev...
sitrampil.ui.ac.id/elaboratory/file.php/1/ManualDigital/OM04.pdf

makalah deviasi dan indeks bias prisma sambungan (2)

θ1 adalah sudut datang pertama
θ2 adalah sudut bias pertama
θ3 adalah sudut datang kedua
θ4 sudut bias terakhir
β sudut pembias prisma
δ (delta) adalah sudut deviasi
yang dimaksud sudut deviasi adalah sudut yang dibentuk oleh perpanjangan cahaya yang masuk pada prisma dengan cahaya yang meninggalkan prisma. Pada setiap deviasi berlaku rumus
θ2 + θ3 = β
θ1 + θ4 = δ + β

Deviasi Minimum (δ min)

Deviasi mimimum  dicapai apabila sudut datang pertama sama dengan sudut bias akhir yaitu

 
θ1 = θ4
sehingga dari rumus diatas berlaku persamaan rumus deviasi minimum
θ1 = θ4 1 = 2θ4 = δmin + β
karena θ1 = θ4 maka
θ2 + θ3 = 2θ2 = 2θ3 = β
jika indes bias prima = np dan indeks bias medium (udara) = nm berlaku rumus

\delta _{m}=\left [ \frac{n_{p}}{n_{m}}-1\right ].\beta

TUGAS PRK FISDAS II, MAKALAH DEVIASI DAN INDEKS BIAS PRISMA (1)

TUGAS PRAKTIKUM FISIKA DASAR II
MAKALAH DEVIASI DAN INDEKS BIAS PRISMA
D
I
S
U
S
U
N
OLEH
MEGARIZA MARESCHA LADY RUNTUWENE
KELAS A/PENDIDIKAN FISIKA
FMIPA
UNIMA
2014
 
 
KATA PENGANTAR
          Puji dan syukur patut dipanjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa,karena atas rahmat dan perkenananNya lah sehingga makalah ‘’deviasi dan indeks bias prisma’’ ini boleh selesai dengan baik.
Adapun tujuan penulisan makalah ini adalah untuk memenuhi tugas praktikum mata kuliah fisika dasar II, yang dibina oleh Dr.D.Tulandi dan asisten Harzen.B.Janis,Spd
Makalah ini masih jauh dari sempurna tapi penulis berharap semoga ini bisa memenuhi kriteria ketuntasan penilaian dalam praktikum fisika dasar II
Pada akhirnya,penulis memohon maaf yang sebesar-besarnya apabila ada kesalahan kata-kata.Gb.
                                                                                                                                                           PENULIS
MEGARIZA RUNTUWENE
 
DAFTAR ISI
LEMBAR JUDUL
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
MATERI : ‘’DEVIASI DAN INDEKS BIAS PRISMA’’
KESIMPULAN
DAFTAR PUSTAKA 
 
 
 
DEVIASI DAN INDEKS BIAS PRISMA (MATERI)
 
Pembiasan Cahaya pada Prisma - Apa itu prisma? Dalam optik fisika ada yang namanya prisma. Ia adalah salah satu alat optik berupa benda transparan (bening) terbuat dari bahan gelas atau kaca yang dibatasi oleh dua bidang permukaan yang membentuk sudut tertentu. Sudut diantara dua bidang tersebut disebut sudut pembias sedangkan dua bidang pembatas disebut bidang pembias. Alat optik prisma digunakan untuk analisis pembiasan, pemisahan, maupun pemantulan cahaya. Benda optik ini dapat memisahkan cahaya putih menjadi cahaya warna-warni (warna pelangi) yang menyusunnya yang sering disebut dengan spektrum.
Prisma banyak digunakan dalam instrumen stereoskopik dengan memanfaatkan pembiasan cahaya pada prisma untuk memberikan efek tiga dimensi dalam visualisasi grafis. Saat di SMA sobat pasti pernah melakukan percobaan pembiasan cahaya pada prisma. Dalam praktikum tersebut biasanya sobat diminta menentukan berapakah sudut deviasi dan indeks bias prisma.  Berikut rangkuman yang rumushitung buat semoga bisa membantu pemahaman sobat sehingga tidak akaan kesulitan ketika praktikum maupun mengerjakan soal pembiasan cahaya pada prisma.

Pembiasan Cahaya pada Prisma

Jalannya sinar pada peristiwa pembiasan cahaya pada prisma ditunjukkan oleh gambar berikut

pembiasan cahaya pada prisma

Senin, 19 Mei 2014

TUGAS PENDAHULUAN KISI DIFRAKSI



TUGAS PENDAHULUAN KISI DIFRAKSI
1.APA YANG DIMAKSUD DENGAN CAHAYA MONOKROMATIK DAN CAHAYA POLIKROMATIK?
JAWAB:
Cahaya polikromatik adalah cahaya yang terdiri atas banyak warna dan panjang gelombang. Contoh cahaya polikromatik adalah cahaya putih.
monokromatik adalah cahaya yang hanya terdiri atas satu warna dan satu panjang gelombang. Contoh cahaya monokromatik adalah cahaya merah dan ungu.
2.APAKAH YANG DIMAKSUD DENGAN POLA DIFRAKSI DAN BAGAIMANAKAH TERJADINYA?
JAWAB:
Prosesnya sbb:
Gelombang elektromagnetik sama seperti gelombang mekanik, dapat berinterfrensi satu sama lain. Kita dapat ketahui bahwa cahaya sebagaigelombang, memperlihatkan gejala interfrensi gelombang-gelombang yangmempunyai beda fase yang tetap.Bila Cahaya melintas dari suatu sumber melalui sebuah celah pada layar,dan cahaya yang keluar dari celah tersebut digunakan untuk menerangi duacelah bersebelahan pada layar kedua. Bila cahaya diteruskan dari kedua celahtersebut dan jatuh pada layar ketiga, maka akan terbentuk sederet pitainterferensi yang sejajar. Ini sebagai fenomena interferensi.Interferensi adalah peristiwa penggabungan dua gelombang atau lebihyang menghasilkan gelombang baru. Untuk mendapatkan interferensi cahaya,diperlukan sumber cahaya yang koheren, yaitu sumber cahaya yangmempunyai beda fase tetap. Dua sumber cahaya koheren yang diperlukanuntuk penyelidikan proses interferensi secara percobaan, dapat diperoleh darisumber cahaya tunggal dengan dua cara, yaitu :
1. Pemecahan muka gelombang menjadi dua bagian menghasilkan dua berkas sinar yang berkoherensi ruang / spasial, kemudian keduanyadipertemukan kembali di daerah interferensi : percobaan dua celah Young,interferensi dengan menggunakan biprisma, cermin kembar Fresnel ataucermin tunggal Lloyd.

2.Pembagian amplitudo gelombang menjadi dua bagian denganmenggunakan keping kaca yang mempunyai lapisan pemantul yang tidak penuh dan dipasang sehingga sudut datang berkas cahaya primer yangtunggal = 45
°
Pengertian pola difraksi :
Pola pembelokan cahaya oleh penghalang.

3.BILA KONSTANTA KISI SEMAKIN KECIL BAGAIMANAKAH PENGARUHNYA PADA JARAK ANTARA SPEKTRUMNYA?
JAWAB:
Jarak antara spektrumnya semakin besar

4.LUKISKAN JALANNYA CAHAYA POLIKROMATIK YANG DIJATUHKAN PADA KISI
JAWAB:
http://fisikamemangasyik.files.wordpress.com/2011/07/picture111.png

5.APA YANG MEMBEDAKAN TERJADINYA SPEKTRUM PADA PRISMA DENGAN PADA KISI
Difraksi pada celah sempit, bila cahaya yang dijatuhkan polikhromatik (cahaya putih\banyak warna), selain akan mengalami peristiwa difraksi, juga akan terjadi peristiwa interferensi, hasil interferensi menghasilkan pola warna pelangiBerkas cahaya jatuh pada celah tunggal(PRISMA), seperti pada gambar , akan dibelokan dengan sudut belok θ. Pada layar akan terlihat pola gelap dan terang.Pola gelap dan terang akan terjadi bila mengalami peristiwa interferensi
SEMAKIN KECIL CELAH PADA KISI MAKA SEMAKIN BESAR SPEKTRUM CAHAYANYA ...








6.BAGAN UNTUK PENGAMBILAN DATA KISI DIFRAKSI
.
Jarak (L)
y
N
λ
MERAH
(Cm)
BIRU
(cm)
MERAH
BIRU



























 



TUGAS PENDAHULUAN KISI DIFRAKSI
1.APA YANG DIMAKSUD DENGAN CAHAYA MONOKROMATIK DAN CAHAYA POLIKROMATIK?
JAWAB:
Cahaya polikromatik adalah cahaya yang terdiri atas banyak warna dan panjang gelombang. Contoh cahaya polikromatik adalah cahaya putih.
monokromatik adalah cahaya yang hanya terdiri atas satu warna dan satu panjang gelombang. Contoh cahaya monokromatik adalah cahaya merah dan ungu.
2.APAKAH YANG DIMAKSUD DENGAN POLA DIFRAKSI DAN BAGAIMANAKAH TERJADINYA?
JAWAB:
Prosesnya sbb:
Gelombang elektromagnetik sama seperti gelombang mekanik, dapat berinterfrensi satu sama lain. Kita dapat ketahui bahwa cahaya sebagaigelombang, memperlihatkan gejala interfrensi gelombang-gelombang yangmempunyai beda fase yang tetap.Bila Cahaya melintas dari suatu sumber melalui sebuah celah pada layar,dan cahaya yang keluar dari celah tersebut digunakan untuk menerangi duacelah bersebelahan pada layar kedua. Bila cahaya diteruskan dari kedua celahtersebut dan jatuh pada layar ketiga, maka akan terbentuk sederet pitainterferensi yang sejajar. Ini sebagai fenomena interferensi.Interferensi adalah peristiwa penggabungan dua gelombang atau lebihyang menghasilkan gelombang baru. Untuk mendapatkan interferensi cahaya,diperlukan sumber cahaya yang koheren, yaitu sumber cahaya yangmempunyai beda fase tetap. Dua sumber cahaya koheren yang diperlukanuntuk penyelidikan proses interferensi secara percobaan, dapat diperoleh darisumber cahaya tunggal dengan dua cara, yaitu :
1. Pemecahan muka gelombang menjadi dua bagian menghasilkan dua berkas sinar yang berkoherensi ruang / spasial, kemudian keduanyadipertemukan kembali di daerah interferensi : percobaan dua celah Young,interferensi dengan menggunakan biprisma, cermin kembar Fresnel ataucermin tunggal Lloyd.

2.Pembagian amplitudo gelombang menjadi dua bagian denganmenggunakan keping kaca yang mempunyai lapisan pemantul yang tidak penuh dan dipasang sehingga sudut datang berkas cahaya primer yangtunggal = 45
°
Pengertian pola difraksi :
Pola pembelokan cahaya oleh penghalang.

3.BILA KONSTANTA KISI SEMAKIN KECIL BAGAIMANAKAH PENGARUHNYA PADA JARAK ANTARA SPEKTRUMNYA?
JAWAB:
Jarak antara spektrumnya semakin besar

4.LUKISKAN JALANNYA CAHAYA POLIKROMATIK YANG DIJATUHKAN PADA KISI
JAWAB:
http://fisikamemangasyik.files.wordpress.com/2011/07/picture111.png

5.APA YANG MEMBEDAKAN TERJADINYA SPEKTRUM PADA PRISMA DENGAN PADA KISI
Difraksi pada celah sempit, bila cahaya yang dijatuhkan polikhromatik (cahaya putih\banyak warna), selain akan mengalami peristiwa difraksi, juga akan terjadi peristiwa interferensi, hasil interferensi menghasilkan pola warna pelangiBerkas cahaya jatuh pada celah tunggal(PRISMA), seperti pada gambar , akan dibelokan dengan sudut belok θ. Pada layar akan terlihat pola gelap dan terang.Pola gelap dan terang akan terjadi bila mengalami peristiwa interferensi
SEMAKIN KECIL CELAH PADA KISI MAKA SEMAKIN BESAR SPEKTRUM CAHAYANYA ...








6.BAGAN UNTUK PENGAMBILAN DATA KISI DIFRAKSI
.
Jarak (L)
y
N
λ
MERAH
(Cm)
BIRU
(cm)
MERAH
BIRU



























 



TUGAS PENDAHULUAN KISI DIFRAKSI
1.APA YANG DIMAKSUD DENGAN CAHAYA MONOKROMATIK DAN CAHAYA POLIKROMATIK?
JAWAB:
Cahaya polikromatik adalah cahaya yang terdiri atas banyak warna dan panjang gelombang. Contoh cahaya polikromatik adalah cahaya putih.
monokromatik adalah cahaya yang hanya terdiri atas satu warna dan satu panjang gelombang. Contoh cahaya monokromatik adalah cahaya merah dan ungu.
2.APAKAH YANG DIMAKSUD DENGAN POLA DIFRAKSI DAN BAGAIMANAKAH TERJADINYA?
JAWAB:
Prosesnya sbb:
Gelombang elektromagnetik sama seperti gelombang mekanik, dapat berinterfrensi satu sama lain. Kita dapat ketahui bahwa cahaya sebagaigelombang, memperlihatkan gejala interfrensi gelombang-gelombang yangmempunyai beda fase yang tetap.Bila Cahaya melintas dari suatu sumber melalui sebuah celah pada layar,dan cahaya yang keluar dari celah tersebut digunakan untuk menerangi duacelah bersebelahan pada layar kedua. Bila cahaya diteruskan dari kedua celahtersebut dan jatuh pada layar ketiga, maka akan terbentuk sederet pitainterferensi yang sejajar. Ini sebagai fenomena interferensi.Interferensi adalah peristiwa penggabungan dua gelombang atau lebihyang menghasilkan gelombang baru. Untuk mendapatkan interferensi cahaya,diperlukan sumber cahaya yang koheren, yaitu sumber cahaya yangmempunyai beda fase tetap. Dua sumber cahaya koheren yang diperlukanuntuk penyelidikan proses interferensi secara percobaan, dapat diperoleh darisumber cahaya tunggal dengan dua cara, yaitu :
1. Pemecahan muka gelombang menjadi dua bagian menghasilkan dua berkas sinar yang berkoherensi ruang / spasial, kemudian keduanyadipertemukan kembali di daerah interferensi : percobaan dua celah Young,interferensi dengan menggunakan biprisma, cermin kembar Fresnel ataucermin tunggal Lloyd.

2.Pembagian amplitudo gelombang menjadi dua bagian denganmenggunakan keping kaca yang mempunyai lapisan pemantul yang tidak penuh dan dipasang sehingga sudut datang berkas cahaya primer yangtunggal = 45
°
Pengertian pola difraksi :
Pola pembelokan cahaya oleh penghalang.

3.BILA KONSTANTA KISI SEMAKIN KECIL BAGAIMANAKAH PENGARUHNYA PADA JARAK ANTARA SPEKTRUMNYA?
JAWAB:
Jarak antara spektrumnya semakin besar

4.LUKISKAN JALANNYA CAHAYA POLIKROMATIK YANG DIJATUHKAN PADA KISI
JAWAB:
http://fisikamemangasyik.files.wordpress.com/2011/07/picture111.png

5.APA YANG MEMBEDAKAN TERJADINYA SPEKTRUM PADA PRISMA DENGAN PADA KISI
Difraksi pada celah sempit, bila cahaya yang dijatuhkan polikhromatik (cahaya putih\banyak warna), selain akan mengalami peristiwa difraksi, juga akan terjadi peristiwa interferensi, hasil interferensi menghasilkan pola warna pelangiBerkas cahaya jatuh pada celah tunggal(PRISMA), seperti pada gambar , akan dibelokan dengan sudut belok θ. Pada layar akan terlihat pola gelap dan terang.Pola gelap dan terang akan terjadi bila mengalami peristiwa interferensi
SEMAKIN KECIL CELAH PADA KISI MAKA SEMAKIN BESAR SPEKTRUM CAHAYANYA ...








6.BAGAN UNTUK PENGAMBILAN DATA KISI DIFRAKSI
.
Jarak (L)
y
N
λ
MERAH
(Cm)
BIRU
(cm)
MERAH
BIRU



























 



TUGAS PENDAHULUAN KISI DIFRAKSI
1.APA YANG DIMAKSUD DENGAN CAHAYA MONOKROMATIK DAN CAHAYA POLIKROMATIK?
JAWAB:
Cahaya polikromatik adalah cahaya yang terdiri atas banyak warna dan panjang gelombang. Contoh cahaya polikromatik adalah cahaya putih.
monokromatik adalah cahaya yang hanya terdiri atas satu warna dan satu panjang gelombang. Contoh cahaya monokromatik adalah cahaya merah dan ungu.
2.APAKAH YANG DIMAKSUD DENGAN POLA DIFRAKSI DAN BAGAIMANAKAH TERJADINYA?
JAWAB:
Prosesnya sbb:
Gelombang elektromagnetik sama seperti gelombang mekanik, dapat berinterfrensi satu sama lain. Kita dapat ketahui bahwa cahaya sebagaigelombang, memperlihatkan gejala interfrensi gelombang-gelombang yangmempunyai beda fase yang tetap.Bila Cahaya melintas dari suatu sumber melalui sebuah celah pada layar,dan cahaya yang keluar dari celah tersebut digunakan untuk menerangi duacelah bersebelahan pada layar kedua. Bila cahaya diteruskan dari kedua celahtersebut dan jatuh pada layar ketiga, maka akan terbentuk sederet pitainterferensi yang sejajar. Ini sebagai fenomena interferensi.Interferensi adalah peristiwa penggabungan dua gelombang atau lebihyang menghasilkan gelombang baru. Untuk mendapatkan interferensi cahaya,diperlukan sumber cahaya yang koheren, yaitu sumber cahaya yangmempunyai beda fase tetap. Dua sumber cahaya koheren yang diperlukanuntuk penyelidikan proses interferensi secara percobaan, dapat diperoleh darisumber cahaya tunggal dengan dua cara, yaitu :
1. Pemecahan muka gelombang menjadi dua bagian menghasilkan dua berkas sinar yang berkoherensi ruang / spasial, kemudian keduanyadipertemukan kembali di daerah interferensi : percobaan dua celah Young,interferensi dengan menggunakan biprisma, cermin kembar Fresnel ataucermin tunggal Lloyd.

2.Pembagian amplitudo gelombang menjadi dua bagian denganmenggunakan keping kaca yang mempunyai lapisan pemantul yang tidak penuh dan dipasang sehingga sudut datang berkas cahaya primer yangtunggal = 45
°
Pengertian pola difraksi :
Pola pembelokan cahaya oleh penghalang.

3.BILA KONSTANTA KISI SEMAKIN KECIL BAGAIMANAKAH PENGARUHNYA PADA JARAK ANTARA SPEKTRUMNYA?
JAWAB:
Jarak antara spektrumnya semakin besar

4.LUKISKAN JALANNYA CAHAYA POLIKROMATIK YANG DIJATUHKAN PADA KISI
JAWAB:
http://fisikamemangasyik.files.wordpress.com/2011/07/picture111.png

5.APA YANG MEMBEDAKAN TERJADINYA SPEKTRUM PADA PRISMA DENGAN PADA KISI
Difraksi pada celah sempit, bila cahaya yang dijatuhkan polikhromatik (cahaya putih\banyak warna), selain akan mengalami peristiwa difraksi, juga akan terjadi peristiwa interferensi, hasil interferensi menghasilkan pola warna pelangiBerkas cahaya jatuh pada celah tunggal(PRISMA), seperti pada gambar , akan dibelokan dengan sudut belok θ. Pada layar akan terlihat pola gelap dan terang.Pola gelap dan terang akan terjadi bila mengalami peristiwa interferensi
SEMAKIN KECIL CELAH PADA KISI MAKA SEMAKIN BESAR SPEKTRUM CAHAYANYA ...








6.BAGAN UNTUK PENGAMBILAN DATA KISI DIFRAKSI
.
Jarak (L)
y
N
λ
MERAH
(Cm)
BIRU
(cm)
MERAH
BIRU



























 

COVID-19 SUDAH DI RENCANAKAN? TERBUKTI DENGAN KEHADIRAN ORANG2 TANPA IDENTITAS TAHUN 2018?

 Saya sudah mengangkat kehadiran orang2 tanpa identitas yang masuk ke rumah kami secara misterius mengaku datang dari 3 daerah beda, ayah ib...