Antara Kenyataan dan Fatamorgana
Kutertegun diantara khayalan dan kenyataan
Impian seolah menembus asa
Menembus tanpa batas, berlari tanpa arah, menjerit tanpa degungan
Ketika cinta hadir air dunia serasa air nirwana
Membasahi sebening embun
Kini cinta itu telah bersemi
Kini cinta itu telah hadir
Kini cinta itu telah terukir
Kini cinta itu telah memberikan pilihan
Kenyataankah ataukah Fatamorgana ?
Aku berlari menembus malam, melihat riuh mimpiku
Dekat ku genggam tak terlepaskan
Jauh ku rangkul dalam khayal dan doa
Seolah tak ingin kehilangan
Seolah bisa bahagia
Andai bisa kumemilih, aku lebih ingin mencintai tanpa harus memilih
Realita ini tak terelakkan
Fatamorgana cinta, oh fatamorgana
Aku ingin berlari sejauh mungkin
Ke dunia nyata yang takkan pernah membuatku menjatuhkan pilihan
Aku mencintai kenyataan dan fatamorgana cinta...
Manado, 11 September 2019
Karya : Megariza. Runtuwene
(Puisi ini di ikutsertakan dalam Lomba menulis Puisi dan Cerpen Anlitera tahun 2019).
Minggu, 15 September 2019
NYANYIAN PERI HIJAU
Desir angin berbisik lembut...
seolah memainkan sejuta melodi indah...
Bergerak menusuk hati sanubari...
Tampaklah kulihat kini peri hijau mulai bernyanyi...
Mengiang diantara asa dan di batas khayal...
Kini, nyanyian peri hijau nan merdu mendadak serak...
Serak karena ulah manusia yang serakah...
Memababat habis jendela bumi, tanpa sisa dan tanpa ampun...
Peri hijau serak dan parau, tangisannya melibas bumi...
Bencana kian dekat
Wahai manusia, buatlah peri hijau tersenyum
Stop pembakaran hutan di kala musim kemarau !
Buatlah sang peri tersenyum...
Peri hijauku, peri hijaumu, peri hijau kita semua, tersenyumlah selalu...
Bernyanyilah dengan merdu, kami manusia penikmat keteduhan.
Airmadidi, 12 September 2019
Karya : Megariza Marescha Lady Runtuwene
(Puisi ini di ikutsertakan dalam Lomba Cipta Puisi Nasional tema HUTAN yang diadakan oleh penerbit SAIO).
seolah memainkan sejuta melodi indah...
Bergerak menusuk hati sanubari...
Tampaklah kulihat kini peri hijau mulai bernyanyi...
Mengiang diantara asa dan di batas khayal...
Kini, nyanyian peri hijau nan merdu mendadak serak...
Serak karena ulah manusia yang serakah...
Memababat habis jendela bumi, tanpa sisa dan tanpa ampun...
Peri hijau serak dan parau, tangisannya melibas bumi...
Bencana kian dekat
Wahai manusia, buatlah peri hijau tersenyum
Lakukan reboisasi dan stop penebangan liar!
Stop pembakaran hutan di kala musim kemarau !
Buatlah sang peri tersenyum...
Peri hijauku, peri hijaumu, peri hijau kita semua, tersenyumlah selalu...
Bernyanyilah dengan merdu, kami manusia penikmat keteduhan.
Airmadidi, 12 September 2019
Karya : Megariza Marescha Lady Runtuwene
(Puisi ini di ikutsertakan dalam Lomba Cipta Puisi Nasional tema HUTAN yang diadakan oleh penerbit SAIO).
SELAMAT JALAN PAK HABIBIE
Di batas sukma, di ambang asa...
Tertaklukkan dunia...
Dibatas waktu, di dinginnya kalbu...
Meratapi pintu baka...
Goresan pena indah, sejarah emas, prestasi mendunia...
Sosok bapak bangsa yang cinta keluarga dan bangsa...
Relung hati ini tak mampu berkata...
Tak terelakkan kata yang Kuasa...
Kini bibir membisu, tulisan menggoreskan,
Selamat jalan pak Habibie.
Karya Megariza. Runtuwene
Puisi tahap 1
(Puisi ini di ikutsertakan dalam Lomba Cipta Puisi Nasional, Online Contest Organizer, kategori pusi singkat, untuk tahap 1 perlombaan).
IBU, I LOVE 3k
Mata sipit, bahu kuat, itulah pahlawanku...
Memarahiku jika ku salah, mengajariku semua hal di dunia...
Melakukan segalanya untuk memudahkanku...
Nyaman rasanya dunia dengan kehadiranmu...
Kasihmu tulus tak berujung, cintamu sejati tak lekang waktu...
Engkau berjuang dalam hidupmu untuk menghidupiku...
Hingga renta umurmu, hingga dewasa usiaku...
Kini aku bertanya pada diriku sendiri, apa yang bisa kuberikan untukmu ?
Kini aku berjuang...
Aku berjuang untuk menjadi seorang yang bisa mencerahkan hari tuamu...
Aku berjuang untuk menjadi seorang yang bisa membuatmu melihat dunia...
Aku berjuang melawan ketidaksempurnaanku, untuk menyempurnakan hari tuamu...
Ibu, engkaulah pahlawanku
Ibu, Engkaulah superheroku
Ibu, Engkaulah Wonder Womanku
Ibu, I Love You 3k
(Puisi ini di ikutsertakan dalam LOMBA CIPTA PUISI NASIONAL ANTOLOGI KATA tahun 2019, bertemakan ibu).
Karya : Megariza. Marescha. Lady. Runtuwene
Sabtu, 14 September 2019
Kamis, 12 September 2019
KOTA TINUTUAN, SATU DALAM HARMONI NKRI.
Megariza Marescha Lady Runtuwene
![]() |
| Gbr : Indahnya keberagaman di kota Manado, para tokoh lintas Agama sedang bergandengan tangan dalam festival keragaman |
Hallo sobat pembaca :) apa kabar hari ini ? Semoga selalu bahagia, sejahtera, sukses dan diberkati. Terima kasih kepada penggagas dan panitia Kompetisi Nasional Media, yang sudah menggagas kegiatan yang sangat spektakuler ini. Spektakulernya, karena kami, para konstestan, memperebutkan piala dari pak Jokowi (our beloved president) dan sekaligus bisa membuat karya berupa artikel opini. FYI, selain terbit di blog ini (https://megarizaruntuwene.blogspot.com/), artikel ini juga terbit via online, di harian Tribun Manado (https://manado.tribunnews.com/2019/09/14/kota-tinutuan-satu-dalam-harmoni-nkri). Karena itu, pada kesempatan ini, saya juga ingin mengucapkan terima kasih kepada harian Tribun Manado, especially ka Fine Wolajan, yang sudah mempersilahkan artikel opini ini terbit via online, di harian Tribun Manado, semoga artikel ini bisa bermanfaat positif, untuk semua pembaca.
Tema yang saya pilih adalah PERSATUAN DAN KERUKUNAN BANGSA. Awalnya saya bingung, harus mengangkat soal apa, tapi akhirnya, saya terinspirasi untuk mengangkat tentang KOTA TINUTUAN, SATU DALAM HARMONI NKRI.
Saya bangga, menyebut diri saya, sebagai orang Indonesia yang lahir dan besar di kota Manado, kota Tinutuan. Kota yang pada tahun 2017 lalu, meraih predikat sebagai kota paling Toleran di Indonesia, versi Setara Institute dan tahun 2018, Kota Manado disinyalir, menduduki peringkat ke-4 sebagai kota yang bertoleransi tinggi di NKRI ini, yang di publish di harian Tribun Pontianak pada Jumat, 07 Desember 2018. Tingginya Toleransi warga Kawanua (julukan untuk penduduk Manado), membuat pemandangan keseharian Manado, menjadi kota yang damai, penuh persatuan dan kerukunan.
Orang Manado, ketika membaca atau mendengar kata ''Tinutuan'' pasti akan senyum-senyum sendiri, entah karena sudah sangat kenal apa itu Tinutuan, atau sedang tersenyum karena megingat rasanya yang membuat lidah gagal move on. Tinutuan sendiri merupakan nama lain dari Bubur Manado, dimana Tinutuan ini terdiri atas aneka varian campuran sayuran hijau, seperti sayur kangkung, sayur gedi, sayur bayam, kemudian dicampur singkong rebus, dicampur jagung, diberikan mie sedikit dan bubur sedikit, kemudian dimasak bersama dan biasanya dimakan bersama dabu-dabu (sambal khas Manado).Tinutuan, terdiri atas aneka campuran, tapi justru menjadi sangat lezat dan menjadi makanan legenda di Manado, selain sambal (rica) roa dan cakalang fufu. Mengapa saya tertarik untuk mengangkat pembahasan tentang Tinutuan? karena tinutuan layak disebut sebagai miniatur Manado dan Indonesia, mengapa tinutuan sangat layak dinobatkan sebagai miniatur Manado dan Indonesia? jawabannya cukup simple, karena walaupun terdiri atas berbagai macam campuran, tapi Tinutuan tetap dapat memberikan rasa yang nikmat dan tampilan yang indah. Begitupun dengan Kota Manado, yang menurut Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Manado tahun 2018, tercatat jumlah penduduk kota Manado mencapai angka 527.007 jiwa, terdiri atas 266.265 penduduk laki-laki dan 260.742 penduduk perempuan. Dengan keberagaman Agama, menurut data yang dikeluarkan kantor wilayah kementerian Agama provinsi Sulawesi Utara, pada tahun 2015 silam, pemeluk Agama Islam di Manado sebanyak 37.78%, Kristen (Protestan) sebanyak 54.31%, Katolik sebanyak 6.91%, Hindu sebanyak 0.43%, Budha sebanyak 0.42% dan Konghucu sebanyak 0.15%. Dengan keberagaman suku, Manado menjadi cukup sensasional, karena hampir semua suku di Indonesia, terkumpul di Manado. Adapun mayoritas penduduk Manado saat ini adalah suku Minahasa, yang merupakan suku asli Manado. Karena budaya warga Manado yang sangat toleran, maka para pendatangpun menetap dengan nyaman di kota Manado. Kemudian suku-suku lain yang turut membaur sebagai satu Kawanua adalah suku Bantik, suku Sangir, suku Gorontalo, suku Mangondow, suku Arab, suku Babontehu, suku Talaud, suku Tionghoa, suku Siau, kaum Borgo, suku Jawa, suku Batak, suku Makassar, suku Minangkabau, suku Toraja, suku Aceh dan lainnya yang belum sempat diuliskan. Jika bermacam-macam suku telah bersatu dikota Manado, artinya bermacam-macam budaya juga telah melebur bersama di kota Manado. Bahkan masing-masing suku memiliki bahasa daerahnya, tapi semua suku tetap paham satu bahasa yang digunakan semua warga kawanua, satu bahasa yang 'beken' dan kawanua menyebutnya dengan bahasa pasar, selain bahasa pasar ada juga satu bahasa yang wajib dan sakral di Manado, tentunya bahasa Indonesia.
Selain pesona keberagaman Agama, Suku, Budaya dan Bahasa daerah, Manado juga memiliki pesona alam yang bak nirwana, diberkati dengan alam yang indah, salah satu keindahan Manado yang sudah mendunia adalah pesona bawah lautnya, yaitu Destinasi wisata Bunaken Sea Park. Selain Bunaken ada begitu banyak destinasi-destinasi wisata yang tidak kalah indahnya, seperti Rumah Alam Manado Adventure Park, Air Terjun Kima Atas, Pulau Lihaga, Taman Laut Tumbak, Pulau Manado Tua, Pulau Siladen, Pantai pasir putih Pulisan yang lengkap dengan fasilitas alami bukit savana yang menyodorkan rumput hijau nan asri. Selain itu, ada juga destinasi wisata yang menjadi simbol perdamaian dan kerukunan antar umat beragama, destinasi wisata ini terletak 50 Km sebelah Selatan Manado, di tempat wisata ini orang-orang dari berbagai Agama datang berkumpul dan berdoa sesuai dengan kepercayaan masing-masing, nama destinasi wisata ini adalah Bukit Kasih Kanonang. Di pintu masuk Bukit Kasih ini terdapat sebuah tugu Toleransi setinggi 22 Meter dan di dalam tugu tersebut terdapat kutipan simbol dari masing-masing Agama yang dianut masyarakat Manado.
Manado menjelma persis seperti Tinutuan, dengan segala keberagamannya yang meliputi keberagaman Agama, suku, budaya, bahasa daerah, bahkan aneka varian destinasi wisata tapi masyarakatnya tetap hidup damai dalam satu harmoni, penuh persatuan dan kerukunan.
Budaya hidup damai, dalam satu harmoni, masyarakat Manado, dipengaruhi oleh filosofi sang Legenda Manado, sekaligus Pahlawan Nasional Indonesia, Dr. Gerungan Saul Samuel Jacob Ratulangi atau lebih dikenal dengan nama Dr. Sam Ratulangi, dimana beliau mencetuskan tentang 'Si Tou Timou Tumou Tou' yang artinya Manusia hidup untuk memanusiakan orang lain. Jadi, manusia tidak hidup untuk diri sendiri, melainkan untuk berbuat bagi sesama, lingkungan sekitar, bangsa dan negara. Filosofi tersebut yang telah membentuk budaya para Kawanua (julukan untuk orang Manado), untuk saling tolong menolong, gotong royong, saling menjaga, saling mengisi. Hanya di kota Manado saja, anda bisa minta bahan-bahan masak seperti (bawang, rica, tomat) kepada tetangga, hanya di kota Manado, anda bisa makan sepuasnya di rumah orang lain, karena orang Manado sangat hobby membuat pesta perayaan (acara), karena itu, jika anda tinggal di Manado, anda tidak akan kelaparan, karena hampir setiap hari ada acara makan-makan.
Selain itu, ketika ISU SARA nan provokatif kerap dimainkan di kancah perpolitikan nasional, untuk memecah belah umat beragama, masyarakat Manado terbukti tidak mudah terprovokasi. Seperti saat kedatangan Habib Bahar di tanah Toar Lumimuut dalam rangka menghadiri Haul Akbar ke-7 ayahandanya, Al Habib Ali bin Abdurrahman bin Smith pada 15 Oktober 2018 lalu, yang digelar di Masjid Habib Alwi bin Smith, kelurahan Karame, kota Manado. Ada pihak-pihak yang memanfaatkan momentum tersebut untuk melakukan tindakan provokatif, tapi terbukti masyarakat Manado tidak mudah diprovokasi, karena faktanya Habib Bahar menyelesaikan agendanya di Manado dengan lancar. Selain itu, hanya di Manado, anda akan temukan, ketika hari raya umat Kristiani, umat Muslim menjaga dan mengamankan Gereja. Seperti yang terjadi, saat Malam Natal, 24 Desember 2013 Silam, di Gereja Katedral Manado, saat itu, ribuan umat Katolik sedang melakukan Misa Vigili Natal, sementara dibagian luar Gereja, berjaga aparat Kepolisian, dibantu Organisasi Pemuda Muslim yang turut mengamankan misa Vigili Natal. Sebaliknya, ketika hari raya umat Muslim, giliran umat Kristiani yang turun menjaga dan mengamankan Masjid. Seperti yang dilansir dari viva.co.id, edisi 5 Juni 2019, saat umat muslim shalat Idul Fitri 1440 Hijriah, di Masjid Agung Awwal Fathul Mibien, Kelurahan Islam, Manado, di luar Masjid, kaum Kristiani dari 2 Ormas beda Gereja, sedang berjaga, yaitu Ormas Panji Yosua dari GMIM (Kristen Protestan) dan Legium Christum (LC) dari Katolik. Tidak hanya sampai disitu, semua hari besar/hari raya lintas Agama di Kota Manado, pasti menjadi ramai, tak perduli Agama apapun yang berhari raya, semua masyarakat turut memeriahkan perayaan. Karena itu, tidak heran, jika malam Takbiran, dijalan-jalan pusat kota Manado begitu ramai, bukan hanya umat muslim yang Takbiran tapi umat Kristiani pun ikut Takbiran. Ketika hari raya Imlek, jalan dan pusat pertokoan diramaikan dengan Barongsai dan masyarakat Manado lintas Agama, lintas Suku, lintas Etnis, lintas Budaya menikmati sajian tersebut dengan gembira. Disini terlihat jelas, ketika ada isu-isu perpecahan, masyarakat Manado justru makin memperkuat silaturahmi persaudaraan demi terciptanya kerukunan selalu.
Di Manado, kami tidak mengenal kata perbedaan Agama, perbedaan Suku, perbedaan Ras ataupun Golongan, di Manado ini kami hanya mengenal kata 'TORANG SAMUA BASUDARA' KARENA 'TORANG SAMUA CIPTAAN TUHAN'. Pemuka Agama kota Manado, sangat suka duduk bersama dalam satu harmoni, inilah yang diteladani masyarakat Manado dari para pemuka Agama. Karena budaya Toleransi tinggi, yang dianut masyarakat Manado, tidak heran, Manado menduduki peringkat ke-4 sebagai kota paling Toleran di Indonesia tahun 2018, setelah Singkawang, Salatiga, dan Pematang Siantar. Penghargaan ini diberikan oleh Setara Institute dan dimuat dalam Liputan 6 edisi 08 Desember 2018, setelah pada tahun sebelumnya, yaitu tahun 2017, Manado menduduki posisi pucak sebagai kota paling Toleran di Indonesia, versi Setara Institute.
Saat ini, dibawah kepemimpinan walikota GSV Lumentut, perwajahan kota Manado di ubah menjadi 'Smart City' . Inilah kota Manado, kotanya para kawanua, kota yang terletak di ujung Jazirah Utara pulau Sulawesi, dengan luas wilayah daratan 15.726 Hektare dan garis pantai sepanjang 18,7 Kilometer. Kota yang perairannya pernah ditemukan spesies ikan purba Coelacanth dan kota yang terkenal dengan semboyan 3B : Bunaken, Bibir Manado dan Bubur Manado. Yah, bubur Manado, Kota Tinutuan, asal tali pusar semua kawanua dengan paras rupawan, semua tercampur baur disini, lintas Suku, lintas Agama, lintas Budaya, bahkan lintas Destinasi wisata, dan semua keanekaragaman yang mendamaikan itu, bersatu dalam indahnya kerukunan dan membentuk satu harmoni yang sangat indah, persis seperti Tinutuan.
Toleransi yang dilakukan Masyarakat Manado, merupakan wujud cinta terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia, dimana NKRI adalah harga mati, persatuan dan kesatuan harus terus dirajut bersama, demi cita-cita bersama, untuk mewujudkan Masyarakat Adil dan Makmur dan hanya dengan menjaga persatuan dan kesatuanlah maka cita-cita luhur tersebut bisa segera diwujudkan. Inilah sepenggal kisah KOTA TINUTUAN, SATU DALAM HARMONI NKRI. Semoga tulisan ini dapat menginspirasi semua pembaca. Dari Manado, Sulawesi Utara, salam Persatuan dan Kerukunan Bangsa.
Kompetisi Nasional Media (Piala Presiden RI) tahun 2019 kategori Artikel Opini Media Cetak/Siber (Individu). Tema Persatuan dan Kerukunan Bangsa.
Jumat, 09 November 2018
Jumat, 03 Oktober 2014
AKIBATNEGATIF POLUSI UDARA DAN CARA MENGATASI
Polusi udara merupakan proses masuknya unsur – unsur atau zat
berbahaya ke dalam atmosfer. Unsur atau zat tersebut dapat mengganggu
kesehatan manusia dan menurunkan kualitas lingkungan. Hasilnya,
lingkungan pun menjadi rusak.
Beberapa bahan yang dapat mencemari udara di antaranya adalah Nitrogen dioksida (NO2), Karbon Dioksida (CO2), CFC, Timah. Hydro Carbon, Sulfur Dioksida, Karbon Monoksida, dan benda partikulat.
Aktivitas yang dilakukan manusia dapat mempengaruhi tingkat keparahan pencemaran udara di antaranya adalah kegiatan yang dilakukan oleh industri, kegiatan pabrik, dan kendaraan yang mengeluarkan asap.
Beberapa sumber alami juga dapat menyebabkan pencemaran udara di antaranya adalah aktivitas gunung berapi, nitrifikasi biologi, denitrifikasi biologi, dan kebakaran hutan.
Beberapa sumber lain yang dapat menyebabkan pencemaran udara adalah kebocoran pada tangki klor, transportasi ammonia, uap pelarut organik, dan gas metana dari tempat pembuangan sampah.
Dampak Polusi Udara Terhadap Kesehatan.
Polusi udara dapat mempengaruhi kesehatan manusia dan menyebabkan gejala penyakit. Gejala – gejala tersebut di antaranya adalah sebagai berikut.
Inflamasi.
Ozon maupun PM dapat menyebabkan inflamasi atau radang pada paru – paru. Jika terjadi radang, hal ini dapat menurunkan fungsi paru – paru pada tubuh manusia sehingga menimbulkan masalah kesehatan.
Radikal Bebas.
Pencemaran udara akibat asap kendaraan bermotor maupun aktivitas manusia dapat menyebabkan stres oksidatif atau radikal bebas. Radikal bebas menyebabkan kulit menjadi keriput dan penuaan dini.
Gangguan Sistem Imun Tubuh.
Adanya pencemaran udara menyebabkan sistem kekebalan tubuh manusia menjadi berkurang. Jika sistem imun tubuh berkurang, tubuh menjadi lebih mudah terserang berbagai macam penyakit.
Efek Procoagulant.
Efek procoagulant dapat mengganggu kelancaran sirkulasi darah di dalam tubuh. Hal ini menyebabkan polutan lebih mudah menyebar ke seluruh bagian tubuh. Contohnya adalah ultrafine PM.
Gejala yang sering muncul akibat menghirup udara yang tercemar adalah batuk yang terus menerus, infeksi pada saluran pernapasan, dan sesak napas. Perubahan fisiologis juga akan terlihat pada tekanan darah dan fungsi organ paru – paru.
Dampak jangka panjang yang paling parah adalah meningkatnya resiko kematian. Bagi wanita yang sedang hamil, polusi dapat menghambat perkembangan dan pertumbuhan janin di dalam rahim.
Cara Mengatasi Polusi Udara.
Program Langit Biru.
Sejak bulan Agustus tahun 1996, telah dicanangkan program langit biru. Program ini bertujuan untuk memperbaiki udara agar menjadi lebih baik setelah mengalami pencemaran. Salah satu wujud program ini adalah diberlakukannya program uji emisi untuk kendaraan bermotor agar polusi yang dihasilkan sesuai dengan batas toleransi dan tidak membahayakan.
Menyediakan Cerobong Asap.
Bagi pabrik maupun industri diwajibkan untuk menyediakan cerobong asap. Hal ini bertujuan agar asap gas hasil dari kegiatan industri tidak mencemari udara yang ada di sekitarnya sehingga pemukiman maupun lingkungan di sekitar pabrik tidak akan menghirup asap pabrik yang berbahaya.
Mengurangi Penggunaan Kendaraan Bermotor.
Kendaraan bermotor yang menggunakan bahan bakar fosil menghasilkan gas buang yang dapat mengganggu kesehatan jika dihirup. Oleh sebab itu salah satu cara yang dapat dilakukan adalah mengurangi kendaraan bermotor.
Mulailah membiasakan diri untuk menggunakan kendaraan umum jika hendak bepergian jarak jauh. Jika hanya berpegian dalam jarak dekat, Anda bisa berjalan kaki atau naik sepeda.
Membatasi Jumlah Kendaraan Bermotor.
Jumlah kendaraan bermotor yang semakin banyak tentu menandakan bahwa udara di lingkungan semakin tercemar karena setiap kendaraan bermotor mengeluarkan polusi. Oleh sebab itu, jumlah kendaraan tersebut harus dibatasi.
Kendaraan yang sudah tidak layak digunakan seperti bus-bus tua maupun kendaraan dengan asap mengepul sebaiknya tidak boleh beroperasi untuk mengurangi polusi udara.
Beberapa bahan yang dapat mencemari udara di antaranya adalah Nitrogen dioksida (NO2), Karbon Dioksida (CO2), CFC, Timah. Hydro Carbon, Sulfur Dioksida, Karbon Monoksida, dan benda partikulat.
Aktivitas yang dilakukan manusia dapat mempengaruhi tingkat keparahan pencemaran udara di antaranya adalah kegiatan yang dilakukan oleh industri, kegiatan pabrik, dan kendaraan yang mengeluarkan asap.
Beberapa sumber alami juga dapat menyebabkan pencemaran udara di antaranya adalah aktivitas gunung berapi, nitrifikasi biologi, denitrifikasi biologi, dan kebakaran hutan.
Beberapa sumber lain yang dapat menyebabkan pencemaran udara adalah kebocoran pada tangki klor, transportasi ammonia, uap pelarut organik, dan gas metana dari tempat pembuangan sampah.
Dampak Polusi Udara Terhadap Kesehatan.
Polusi udara dapat mempengaruhi kesehatan manusia dan menyebabkan gejala penyakit. Gejala – gejala tersebut di antaranya adalah sebagai berikut.
Inflamasi.
Ozon maupun PM dapat menyebabkan inflamasi atau radang pada paru – paru. Jika terjadi radang, hal ini dapat menurunkan fungsi paru – paru pada tubuh manusia sehingga menimbulkan masalah kesehatan.
Radikal Bebas.
Pencemaran udara akibat asap kendaraan bermotor maupun aktivitas manusia dapat menyebabkan stres oksidatif atau radikal bebas. Radikal bebas menyebabkan kulit menjadi keriput dan penuaan dini.
Gangguan Sistem Imun Tubuh.
Adanya pencemaran udara menyebabkan sistem kekebalan tubuh manusia menjadi berkurang. Jika sistem imun tubuh berkurang, tubuh menjadi lebih mudah terserang berbagai macam penyakit.
Efek Procoagulant.
Efek procoagulant dapat mengganggu kelancaran sirkulasi darah di dalam tubuh. Hal ini menyebabkan polutan lebih mudah menyebar ke seluruh bagian tubuh. Contohnya adalah ultrafine PM.
Gejala yang sering muncul akibat menghirup udara yang tercemar adalah batuk yang terus menerus, infeksi pada saluran pernapasan, dan sesak napas. Perubahan fisiologis juga akan terlihat pada tekanan darah dan fungsi organ paru – paru.
Dampak jangka panjang yang paling parah adalah meningkatnya resiko kematian. Bagi wanita yang sedang hamil, polusi dapat menghambat perkembangan dan pertumbuhan janin di dalam rahim.
Cara Mengatasi Polusi Udara.
Program Langit Biru.
Sejak bulan Agustus tahun 1996, telah dicanangkan program langit biru. Program ini bertujuan untuk memperbaiki udara agar menjadi lebih baik setelah mengalami pencemaran. Salah satu wujud program ini adalah diberlakukannya program uji emisi untuk kendaraan bermotor agar polusi yang dihasilkan sesuai dengan batas toleransi dan tidak membahayakan.
Menyediakan Cerobong Asap.
Bagi pabrik maupun industri diwajibkan untuk menyediakan cerobong asap. Hal ini bertujuan agar asap gas hasil dari kegiatan industri tidak mencemari udara yang ada di sekitarnya sehingga pemukiman maupun lingkungan di sekitar pabrik tidak akan menghirup asap pabrik yang berbahaya.
Mengurangi Penggunaan Kendaraan Bermotor.
Kendaraan bermotor yang menggunakan bahan bakar fosil menghasilkan gas buang yang dapat mengganggu kesehatan jika dihirup. Oleh sebab itu salah satu cara yang dapat dilakukan adalah mengurangi kendaraan bermotor.
Mulailah membiasakan diri untuk menggunakan kendaraan umum jika hendak bepergian jarak jauh. Jika hanya berpegian dalam jarak dekat, Anda bisa berjalan kaki atau naik sepeda.
Membatasi Jumlah Kendaraan Bermotor.
Jumlah kendaraan bermotor yang semakin banyak tentu menandakan bahwa udara di lingkungan semakin tercemar karena setiap kendaraan bermotor mengeluarkan polusi. Oleh sebab itu, jumlah kendaraan tersebut harus dibatasi.
Kendaraan yang sudah tidak layak digunakan seperti bus-bus tua maupun kendaraan dengan asap mengepul sebaiknya tidak boleh beroperasi untuk mengurangi polusi udara.
ARTIKEL PERAN SERTA KENDARAAN BERMOTOR PADA POLUSI UDARA
A. Pengertian
Kendaraan Bermotor
Kendaraan bermotor adalah kendaraan yang digerakkan oleh
peralatan teknik untuk pergerakannya, dan digunakan untuk trasprotasi. Umumnya
kendaraan bermotor menggunakan mesin pembakaran dalam.
B. Keuntungan
dan Kerugian Kendaraan Bermotor
Kendaraan bermotor memiliki berbagai macam keuntungan diantaranya adalah kita menjadi lebih mudah
bergerak dan mempercepat jarak tempuh dari suatu tempat ke tempat lainnya yang
berjarak cukup jauh. Tetapi, kembali lagi segala sesuatunya pasti memiliki nilai positif dan negatif. Begitupun
dengan kendaraan bermotor. Dan diantaranya kerugian yang diakibatkan oleh
kendaraan bermotor adalah kemacetan. Diperkirakan ada sekitar 11 juta kendaraan
bermotor yang melintas dijalan Jabodetabek setiap harinya. Jika dibandingkan dengan
panjang dan luas jalan yang disediakan ternayata tidaklah sebanding dengan
kendaraan yang melintasinya. Hasilnya, tentu saja kita harus mengjadapi kondisi
mengantri di jalan atau macet, dan tentunya ada waktu yang terbuang. Adapun
kerugian lainnya adalah polusi yang dikeluarkan dari asap kendaraan dan
kecelekaan lalulintas.
C.
Bagaimanakah Kendaraan Bermotor Menghasilkan Polusi?
Pembakaran didalam kendaraan bermotor dapat terjadi
apabila terdapat bahan bakar, oksigen dan proses pembakaran. Tetapi tiga cara tersebut tidak menjamin terjadinya
pembakaran sempurna. Untuk itu harus diatur jumlah oksigen atau udara dan
jumlah bahan bakar yang akan dibakar dengan perbandingan tertentu. Pembakaran
dapat sempurna jika udara dan bahan bakar dalam perbandingan yang ideal atau
campuran yang mudah terbakar dengan nyala api dan semua oksigen dan bahan bakar
terbakar tanpa sisa. Campuran bahan dan udara yang ideal adalah 15 kg udara
dengan 1 kg bensin atau 900 liter udara dengan 1 liter bensin. Tetapi dalam
prakteknya, pembakaran pada motor tidak akan pernah sempurna, maka pada gas
buang sisa hasil pembakaran selalu terdapat sisa oksigen dan bahan bakar. Dan
hasil gas buang yang lainnya adalah gas karbon monoksida (Co) dan
karbon dioksida (Co2) . Karbon dioksida (Co2) dan karbon monoksida (Co) adalah zat atau bahan yang
dapat mengakibatkan pencemaran terhadap lingkungan.
D.
Dampak Co dan Co2 yang dihasilkan oleh
kendaraan bermotor?
Karbon monoksida (Co) adalah gas yang tidak berbau, tidak berasa, dan sukar larut dalam air. Gas
karbon
monoksida (Co) dihasilkan dari proses pembakaran bahan bakar yang
terjadi akibat kekurangan oksigen atau udara dari jumlah yang diperlukan. Gas
karbon monoksida (Co) ini bersifat racun bagi tubuh karena bila masuk ke dalam darah, Co dapat
bereaksi dengan Hemoglobin (Hb) untuk membentuk karboksihemoglobin (COHb). Bila
reaksi tersebut terjadi, maka kemampuan darah mengangkut
gas oksigen (O2) untuk kepentingan pembakaran dalam tubuh akan menjadi
ini diberkurang. Hal ini disebabkan kemampuan Hb untuk mengikat Co jauh lebih
besar dibandingkan kemampuan Hb untuk mengikat gas O2. Persentase gas Co sebanyak 0,3% sudah merupakan racun yang sangat
berbahaya karena apabila terhirup selama setengah jam secara terus menerus
dapat mengakibatkan kematian. Selain itu kandungan COHb dalam darah dapat mengakibatkan
terganggunya sistem urat syaraf dan fungsi tubuh pada konsentrasi rendah
(2-10%) antara lain : penampilan agak tidak normal, mempengaruhi sistem syaraf
sentral, reaksi panca indera tidak normal, benda kelihatan agak kabur,
perubahan fungsi jantung dan pulmonadi. Jika terdapat konsentrasi tinggi COHb
dalam darah (>10%) dapat mengakibatkan kematian. Pengaruh konsentrasi gas CO
di udara sampai dengan 100 ppm terhadap tanaman. Besarnya emisi gas Co untuk
mesin bensin yang menggunakan karburator berkisar antara 1,5% - 3,5% dan untuk
mesin yang menggunakan EFI (Electronic
Fuel Injection) berkisar antara 0,5% - 1,5%. Gas ini akan dihasilkan bila
karbon yang terdapat dalam bensin terbakar tidak sempurna karena kekurangan
oksigen. Hal ini terjadi apabila campuran udara dan bahan bakar
lebih gemuk dari campuran stoichiometric, dan dapat terjadi selama idliing, pada beban rendah dan output maksimum.
Karbon dioksida (Co2) adalah gas atmosfer yang
terdiri dari satu atom karbon dan dua atom oksigen. Karbondioksida merupakan
senyawa kimia yang banyak ditemukan dengan formula gas Co2 .
karbondioksida merupakan salah satu bahan pencemar di udara. Karbondioksida ditimbulkan
dari pembakaran bahan organik dengan oksigen dalamjumlah yang cukup. Gas Co2 juga
dihasilkan oleh perbagai mikroorganisme,
dan hasil pernapasan seluler. Tumbuhan menggunakan karbondioksida untuk fotosintesis, untuk membentuk
karbohidrat dan gas O2. Dampak pelepasan karbondioksida tidak dipahami
oleh semua orang karena gas tersebut tidak berbau dan bukan toksik. Konsentrasi
karbondioksida di atmosfer telah meningkat dari kira-kira 280 ppm pada abad ke
-18 (sebelum era revolusi industri) menjadi 379 ppm pada tahun 2005.
Menjelang tahun 2009 kadarnya meningkat
menjadi 700 ppm Jika cara hidup manusia terus berlangsung seperti sekarang.
Secara bandingan, planet lain seperti marikh, suhunya kira-kira 400o C
dan 90% atmosfernya adalah karbondioksida. Gas karbondioksida yang terlalau
menyebabkan udara panas di bumi terperangkap dan akhirnya suhu bumi meningkat
dan lingkungan menjadi panas. Penyusutan lapisan ozon juga menyebabkan
pemanasan global. Dampaknya adalah permukaan bumi menjadi panas, ekosistem terganggu,
banjir sering terjadi, dan juga terjadinya fenomena alam yang tidak normal.
E.
Penanggulangan Polusi Udara dari Gas Co dan Co2
Saat ini, pemanasan global telah menjadi isu global yang
semakin penting di dunia dan diketahui telah menyebabkan beberapa dampak
negatif bagi kehidupan manusia. Salah satu indikator yang digunakan dalam
menganalisis isu pemanasan global adalah bertambahnya gas rumah kaca yang
dihasilkan oleh Co dan Co2. Sejauh ini, berbagai upaya telah mulai
dilakukan oleh manusia untuk mengurangi dampak pemanasan global, seperti
program penanaman kembali (reboisasi), penghematan energi, penggunaan energi
baru dan terbarukan, dan pemanfaatan berbagai teknologi carbon capture and storage (CCS). Beberapa cara yang dapat
menanggulangi pencemaran udara oleh gas Co dan Co2 adalah reboisasi, menurunkan emisi
karbon yang dihasilkan dari kendaraan bermotor, teknologi penyerapan
karbondioksida dengan kultur fitoplankton, dan padang rumput sumber biofuel
unggulan masa depan.
BAB III
PENUTUP
A.
Kesimpulan
Proses pembakaran
didalam mesin kendaraan bermotor menghasilkan sisa-sisa pembakaran yang dapat
merugikan bagi manusia dan lingkungan. Dan salah satu zat yang dihasilkan dari
sisa pembakaran mesin kendaraan bermotor adalah gas karbon monoksida
(Co) dan karbon dioksida (Co2). Gas Co dan Co2 dapat mengakibatkan pemanasan global dan
gangguan kesehatan pada manusia. Untuk mengatasi peningkatan gas Co dan Co2
harus di lakukan penanggulangan seperti halnya reboisasi, menurunkan
emisi karbon, teknologi
penyerapan karbondioksida, padang
rumput sumber biofuel unggulan masa depan.
B.
Saran
Sebagai manusia kita perlu menjaga
keseimbangan alam dan menjaga kelestarian alam dengan ikut membantu mengurangi
gas
karbon monoksida (Co) dan
karbon dioksida (Co2). Kita sebagai aktor yang berperan dalam perkembangan
kendaraan bermotor di masa depan harus mengeluarkan ide-ide yang lebih ramah
lingkungan dalam menciptakan atau merancang kendaraan bermotor.
PENGERTIAN PENCEMARAN UDARA
Pencemaran
Lingkungan atau polusi adalah proses masuknya polutan ke dalam suatu lingkungan
sehingga dapat menurunkan kualitas lingkungan tersebut. Menurut Undang-undang
Pokok Pengelolaan Lingkungan Hidup No. 4 tahun 1982, pencemaran lingkungan atau
polusi adalah masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup, zat energi, dan atau
komponen lain ke dalam lingkungan, atau berubahnya tatanan lingkungan oleh
kegiatan manusia atau oleh proses alam sehingga kualitas lingkungan turun
sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan lingkungan menjadi tidak dapat
berfungsi lagi sesuai dengan peruntukannya.
Menurut
UU No. 32 tahun 2009, pencemaran lingkungan hidup adalah masuk atau
dimasukkannya makhluk hidup, zat, energi, dan/atau komponen lain ke dalam
lingkungan hidup oleh kegiatan manusia sehingga melampaui baku mutu lingkungan
hidup yang telah ditetapkan.
Yang
dikatakan sebagai polutan adalah suatu zat atau bahan yang kadarnya melebihi
ambang batas serta berada pada waktu dan tempat yang tidak tepat, sehingga
merupakan bahan pencemar lingkungan, misalnya: bahan kimia, debu, panas dan
suara. Polutan tersebut dapat menyebabkan lingkungan menjadi tidak dapat
berfungsi sebagaimana mestinya dan akhirnya malah merugikan manusia dan makhluk
hidup lainnya.
Berdasarkan
lingkungan yang terkena polutan (tempat terjadinya), pencemaran lingkungan
dapat dibedakan menjadi 3 macam, yaitu:
- Pencemaran air
- Pencemaran tanah
- Pencemaran udara
- Pencemaran Udara adalah peristiwa masuknya, atau tercampurnya, polutan (unsur-unsur berbahaya) ke dalam lapisan udara (atmosfer) yang dapat mengakibatkan menurunnya kualitas udara (lingkungan).Menurut Salim yang dikutip oleh Utami (2005) pencemaran udara diartikan sebagai keadaan atmosfir, dimana satu atau lebih bahan-bahan polusi yang jumlah dan konsentrasinya dapat membahayakan kesehatan mahluk hidup, merusak properti, mengurangi kenyamanan di udara. Berdasarkan definisi ini maka segala bahan padat, gas dan cair yang ada di udara yang dapat menimbulkan rasa tidak nyaman disebut polutan udara.Pencemaran udara diartikan sebagai adanya bahan-bahan atau zat-zat asing di dalam udara yang menyebabkan perubahan susunan (komposisi) udara dari keadaan normalnya (Wisnu, Dampak pencemaran lingkungan : 27)Jadi, Pencemaran udara adalah masuknya, atau tercampurnya unsur-unsur berbahaya ke dalam atmosfir yang dapat mengakibatkan terjadinya kerusakan lingkungan, gangguan pada kesehatan manusia secara umum serta menurunkan kualitas lingkungan.
Selasa, 12 Agustus 2014
KESALAHAN-KESALAHAN DALAM PENGUKURAN 2 (TUGAS ALAT UKUR)
1. Kesalahan dalam Pengukuran
Dalam pengukuran besaran fisis menggunakan alat ukur atau instrumen, kalian tidak mungkin mendapatkan nilai benar. Namun, selalu mempunyai ketidakpastian yang disebabkan oleh kesalahan-kesalahan dalam pengukuran. Kesalahan dalam pengukuran dapat digolongkan menjadi kesalahan umum, kesalahan sistematis, dan kesalahan acak. Berikut akan kita bahas macam-macam kesalahan tersebut.
a. Kesalahan Umum
Kesalahan yang dilakukan oleh seseorang ketika mengukur termasuk dalam kesalahan umum. Kesalahan umum yaitu kesalahan yang disebabkan oleh pengamat. Kesalahan ini dapat disebabkan karena pengamat kurang terampil dalam menggunakan instrumen, posisi mata saat membaca skala yang tidak benar, dan kekeliruan dalam membaca skala. Perhatikan Gambar 1.6.
Kesalahan yang disebabkan oleh kesalahan alat ukur atau instrumen disebut kesalahan sistematis. Kesalahan sistematis dapat terjadi karena:
1) Kesalahan titik nol yang telah bergeser dari titik yang sebenarnya.
2) Kesalahan kalibrasi yaitu kesalahan yang terjadi akibat adanya penyesuaian pembubuhan nilai pada garis skala saat pembuatan alat.
3) Kesalahan alat lainnya. Misalnya, melemahnya pegas yang digunakan pada neraca pegas sehingga dapat memengaruhi gerak jarum penunjuk.
c. Kesalahan Acak
Selain kesalahan pengamat dan alat ukur, kondisi lingkungan yang tidak menentu bisa menyebabkan kesalahan pengukuran. Kesalahan pengukuran yang disebabkan oleh kondisi lingkungan disebut kesalahan acak. Misalnya, fluktuasi-fluktuasi kecil pada saat pengukuran e/m (perbandingan muatan dan massa elektron). Fluktuasi (naik turun) kecil ini bisa disebabkan oleh adanya gerak Brown molekul udara, fluktuasi tegangan baterai, dan kebisingan (noise) elektronik yang besifat acak dan sukar dikendalikan.
2. Ketidakpastian Pengukuran
Kesalahan-kesalahan dalam pengukuran menyebabkan hasil pengukuran tidak bisa dipastikan sempurna. Dengan kata lain, terdapat suatu ketidakpastian dalam pengukuran. Dalam penyusunan laporan hasil praktikum fisika, hasil pengukuran yang kalian lakukan harus dituliskan sebagai:
x = x0 + Δx
Keterangan:
x = hasil pengamatan
x0 = pendekatan terhadap nilai benar.
Δx = nilai ketidakpastian.
Arti dari penulisan tersebut adalah hasil pengukuran (x) yang benar berada di antara x – Δx dan x + Δx. Penentuan x0 dan Δx tergantung pada pengukuran tunggal atau pengukuran ganda atau berulang.
a. Ketidakpastian dalam Pengukuran Tunggal
Jika mengukur panjang meja dengan sebuah penggaris, kalian mungkin akan mengukurnya satu kali saja. Pengukuran yang kalian lakukan ini disebut pengukuran tunggal. Dalam pengukuran tunggal, pengganti nilai benar (x0) adalah nilai pengukuran itu sendiri. Apabila kalian perhatikan, setiap alat ukur atau instrumen mempunyai skala yang berdekatan yang disebut skala terkecil. Nilai ketidakpastian (Δx) pada pengukuran tunggal diperhitungkan dari skala terkecil alat ukur yang dipakai. Nilai dari ketidakpastian pada pengukuran tunggal adalah setengah dari skala terkecil pada alat ukur.
Dalam praktikum fisika, terkadang pengukuran besaran tidak cukup jika hanya dilakukan satu kali. Ada kalanya kita mengukur besaran secara berulang-ulang. Ini dilakukan untuk mendapatkan nilai terbaik dari pengukuran tersebut. Pengukuran berulang adalah pengukuran yang dilakukan beberapa kali atau berulang-ulang. Dalam pengukuran berulang, pengganti nilai benar adalah nilai rata-rata dari hasil pengukuran. Jika suatu besaran fisis diukur sebanyak N kali, maka nilai rata-rata dari pengukuran tersebut dicari dengan rumus sebagai berikut.
x = Σxi/N
x = nilai rata-rata
Σxi = jumlah keseluruhan hasil pengukuran
N = jumlah pengukuran
Nilai ketidakpastian dalam pengukuran berulang dinyatakan sebagai simpangan baku, yang dapat dicari dengan rumus:
s = N-1(√(nΣxi2) – (Σxi)2) (N-1)-1
Keterangan:
s = simpangan baku.
Dengan adannya ketidakpastian dalam pengukuran , maka tingkat ketelitian hasil pengukuran dapat diligat dari ketidakpastian relatif diperoleh dari hasil bagi antara nilai ketidakpastian (∆x) dengan nilai benar dikalikan dengan rumus 100%.
Ketidakpastian relatif =[ (∆x)/x] . 100%
Ketidakpastian relatif dapat digunakan untuk mengetahui tingkat ketelitian pengukuran. Semakin kecil nilai ketidakpastian relatif makin tinggi ketelitian pengukuran
Dalam pengukuran besaran fisis menggunakan alat ukur atau instrumen, kalian tidak mungkin mendapatkan nilai benar. Namun, selalu mempunyai ketidakpastian yang disebabkan oleh kesalahan-kesalahan dalam pengukuran. Kesalahan dalam pengukuran dapat digolongkan menjadi kesalahan umum, kesalahan sistematis, dan kesalahan acak. Berikut akan kita bahas macam-macam kesalahan tersebut.
a. Kesalahan Umum
Kesalahan yang dilakukan oleh seseorang ketika mengukur termasuk dalam kesalahan umum. Kesalahan umum yaitu kesalahan yang disebabkan oleh pengamat. Kesalahan ini dapat disebabkan karena pengamat kurang terampil dalam menggunakan instrumen, posisi mata saat membaca skala yang tidak benar, dan kekeliruan dalam membaca skala. Perhatikan Gambar 1.6.
Gambar 1.6 Posisi mata saat membaca skala yang salah dan benar.
b. Kesalahan SistematisKesalahan yang disebabkan oleh kesalahan alat ukur atau instrumen disebut kesalahan sistematis. Kesalahan sistematis dapat terjadi karena:
1) Kesalahan titik nol yang telah bergeser dari titik yang sebenarnya.
2) Kesalahan kalibrasi yaitu kesalahan yang terjadi akibat adanya penyesuaian pembubuhan nilai pada garis skala saat pembuatan alat.
3) Kesalahan alat lainnya. Misalnya, melemahnya pegas yang digunakan pada neraca pegas sehingga dapat memengaruhi gerak jarum penunjuk.
c. Kesalahan Acak
Selain kesalahan pengamat dan alat ukur, kondisi lingkungan yang tidak menentu bisa menyebabkan kesalahan pengukuran. Kesalahan pengukuran yang disebabkan oleh kondisi lingkungan disebut kesalahan acak. Misalnya, fluktuasi-fluktuasi kecil pada saat pengukuran e/m (perbandingan muatan dan massa elektron). Fluktuasi (naik turun) kecil ini bisa disebabkan oleh adanya gerak Brown molekul udara, fluktuasi tegangan baterai, dan kebisingan (noise) elektronik yang besifat acak dan sukar dikendalikan.
2. Ketidakpastian Pengukuran
Kesalahan-kesalahan dalam pengukuran menyebabkan hasil pengukuran tidak bisa dipastikan sempurna. Dengan kata lain, terdapat suatu ketidakpastian dalam pengukuran. Dalam penyusunan laporan hasil praktikum fisika, hasil pengukuran yang kalian lakukan harus dituliskan sebagai:
x = x0 + Δx
Keterangan:
x = hasil pengamatan
x0 = pendekatan terhadap nilai benar.
Δx = nilai ketidakpastian.
Arti dari penulisan tersebut adalah hasil pengukuran (x) yang benar berada di antara x – Δx dan x + Δx. Penentuan x0 dan Δx tergantung pada pengukuran tunggal atau pengukuran ganda atau berulang.
a. Ketidakpastian dalam Pengukuran Tunggal
Jika mengukur panjang meja dengan sebuah penggaris, kalian mungkin akan mengukurnya satu kali saja. Pengukuran yang kalian lakukan ini disebut pengukuran tunggal. Dalam pengukuran tunggal, pengganti nilai benar (x0) adalah nilai pengukuran itu sendiri. Apabila kalian perhatikan, setiap alat ukur atau instrumen mempunyai skala yang berdekatan yang disebut skala terkecil. Nilai ketidakpastian (Δx) pada pengukuran tunggal diperhitungkan dari skala terkecil alat ukur yang dipakai. Nilai dari ketidakpastian pada pengukuran tunggal adalah setengah dari skala terkecil pada alat ukur.
Δx = ½ × skala terkecil
b. Ketidakpastian dalam Pengukuran BerulangDalam praktikum fisika, terkadang pengukuran besaran tidak cukup jika hanya dilakukan satu kali. Ada kalanya kita mengukur besaran secara berulang-ulang. Ini dilakukan untuk mendapatkan nilai terbaik dari pengukuran tersebut. Pengukuran berulang adalah pengukuran yang dilakukan beberapa kali atau berulang-ulang. Dalam pengukuran berulang, pengganti nilai benar adalah nilai rata-rata dari hasil pengukuran. Jika suatu besaran fisis diukur sebanyak N kali, maka nilai rata-rata dari pengukuran tersebut dicari dengan rumus sebagai berikut.
x = Σxi/N
x = nilai rata-rata
Σxi = jumlah keseluruhan hasil pengukuran
N = jumlah pengukuran
Nilai ketidakpastian dalam pengukuran berulang dinyatakan sebagai simpangan baku, yang dapat dicari dengan rumus:
s = N-1(√(nΣxi2) – (Σxi)2) (N-1)-1
Keterangan:
s = simpangan baku.
Dengan adannya ketidakpastian dalam pengukuran , maka tingkat ketelitian hasil pengukuran dapat diligat dari ketidakpastian relatif diperoleh dari hasil bagi antara nilai ketidakpastian (∆x) dengan nilai benar dikalikan dengan rumus 100%.
Ketidakpastian relatif =[ (∆x)/x] . 100%
Ketidakpastian relatif dapat digunakan untuk mengetahui tingkat ketelitian pengukuran. Semakin kecil nilai ketidakpastian relatif makin tinggi ketelitian pengukuran
KESALAHAN DAPAT DIGOLONGKAN :
- KESALAHAN KASAR (MISTAKE/ BLUNDERS)
- KESLAHAN SISTEMATIK (SYSTEMATIC ERROR)
- KESLAHAN RANDOM / TAK TERDUGA (OCCIDENTAL ERROR
KESALAHAN DAPAT DIGOLONGKAN :
- KESALAHAN KASAR (MISTAKE/ BLUNDERS)
- KESLAHAN SISTEMATIK (SYSTEMATIC ERROR)
- KESLAHAN RANDOM / TAK TERDUGA (OCCIDENTAL ERROR)
SUMBER KESALAHAN
SUMBER KESALAHAN :
- SURVEYOR
- ALAT UKUR
- ALAM
1. KESALAHAN KASAR
KESALAHAN INI TERJADI KARENA :
- KURANG HATI-HATI/ GEGABAH
- KURANG PENGALAMAN / KURANG PERHATIAN
- KESALAHAN INI TIDAK BOLEH TERJADI, APABILA DIKETAHUI ADA KESALAHAN MAKA DIANJURKAN UNTUK MENGULANG KESELURUHAN ATAU SEBAGIAN.
CONTOH :
– SALAH BACA
– SALAH MENCATAT
– SALAH DENGAR
UNTUK MENGHINDARI KESALAHAN INI :
– PENGUKURAN LEBIH DARI SATU KALI
– PENGUKURAN DENGAN MODEL DAN TEKNIK TERTENTU
- PENGUKURAN DILAKUKAN DENGAN 2 ORANG ATAU LEBIH SESUAI TUGASNYA..
- See more at: http://belajar-teknik-sipil.blogspot.com/2010/03/kesalahan-kesalahan-dalam-pengukuran.html#sthash.lAEUaa3N.dpuf
Langganan:
Postingan (Atom)
COVID-19 SUDAH DI RENCANAKAN? TERBUKTI DENGAN KEHADIRAN ORANG2 TANPA IDENTITAS TAHUN 2018?
Saya sudah mengangkat kehadiran orang2 tanpa identitas yang masuk ke rumah kami secara misterius mengaku datang dari 3 daerah beda, ayah ib...
-
TUGAS PENDAHULUAN KISI DIFRAKSI 1.APA YANG DIMAKSUD DENGAN CAHAYA MONOKROMATIK DAN CAHAYA POLIKROMATIK? JAWAB: Cahaya polikromati...
-
Saya sudah mengangkat kehadiran orang2 tanpa identitas yang masuk ke rumah kami secara misterius mengaku datang dari 3 daerah beda, ayah ib...
